RUANG LINGKUP EKONOMI MANAJERIAL (LANJUTAN)
Universitas Pelita Bangsa
Program Studi S1 Manajemen
Ekonomi Manajerial
Nama : Sofia Maharani
NIM : 112010973
Dosen : Abdul Latif.,SE.,MM
D. Model Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan manajerial harus dilakukan secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan adanya model analisa seperti grafik/kurva dan matematik. Model analisa adalah suatu presentasi dari situasi atau sistem yang kompleks. Grafik dapat digunakan untuk menggambarkan biaya produksi, laba perusahaan, permintaan konsumen, penawaran dan resiko. Jadi dengan grafik akan lebih efisien, singkat, padat dan mudah dicerna.
Contoh :
1. Model Matematik
Nilai = TR - TC
Persamaan tersebut dapat digunakan untuk mencari nilai maksimum yang akan
diperoleh perusahaan dengan cara mengurangkan pendapatan total dengan biaya total.
2. Grafik/Kurva
Grafik digunakan untuk menunjukkan laba maksimum dengan biaya tertentu dan
output tertentu.
Pada gambar di atas dapat dilihat nilai maksimal yang didapatkan dari penggunaan biaya sebesar $200 dengan output 10 unit (titik D). Sedangkan, apabila ada kenaikan biaya (lebih besar dari $200) justru akan menurunkan laba, karena outputnya menurun. Dengan menggunakan kedua model tersebut maka pimpinan perusahaan akan dapat mengambil keputusan manajerial yang terbaik untuk mendapatkan laba yang maksimal.
E. Pengertian Total Ultility (TU)
Total Ultility adalah jumlah atau nilai kepuasan konsumen setelah mengonsumsi unit barang ataupun jasa. Contoh total ultility terhadap Handphone Samsung yang dibelinya dengan menjumlahkan nilai jepuasan dari masing-masing atribut yang diperolehnya dari Handphone Samsung tersebut.
F. Pengertian Marginal Ultility (MU)
Besarnya perubahan ultilitas karena penambahan satu unit barang yang dikonsumsi. Atau dengan kata lain, marginal ultility dapat dipandang sebagai tambahan total ultility yang dibuat dari tambahan konsumsi satu barang.
Rumus :
MU = Δ Total Utility/ΔX
G. Pengertian The Law of Diminshing Marginal Ultility
Hukum yang menyatakan bahwa Marginal Ultility atau Ultilitas Marginal suatu barang yang dikonsumsi secara terus menerus akan cenderung menurun. Hukum ini akan lebih mudah dipahami apabila kita memperhatikan persyaratan agar Hukum ini dapat diterima oleh logika yaitu : Barang/jasa yang di konsumsi sama dan interval waktu mengkonsumsi relatif pendek.
Bagaimana anda menilai tingkat kepuasan tambahan seandainya dalam memutar sebuah lagu yang selama ini di cari-cari dan di dengarjan beberapa kali secara terus menerus.
Waktu mendengar lagu nilai kepuasan frekuensi yang diperoleh
Pukul 12.00 - 12.30 ; nilai kepuasan : (Senang/puas sekali); frekuensi : 2 kali
Pukul 12.30 - 13.00 ; nilai kepuasan : (Naik/Sama/Menurun); frekuensi : 2 kali
Pukul 13.00 - 13.30 ; nilai kepuasan : (Bosan/Masih suka); frekuensi : 1 kali
Dari permisalan di atas, kiranya dapat diambil suatu gambaran bahwa pada suatu saat orang akan merasa bosan/jenuh. Pada kondisi inikah Marginal Ultility, kalaupun masih ada, sudah pada nilai yang semakin menurun. Oleh karena itu perlu ada variasi lain agar rasa bosan atau jenuh tersebut tidak muncul. Orang yang merasa jejnuh akan sesuatu dapat dipastikan tidak akan berminat untuk melakukan hal yang sama pada saar itu.
H. Konsep Kurva Kepuasan (Indifferent Curve)
Kurva kepuasan sama atau indifferent curve adalah sebuah kurva atau garis yang menyatakan tempat kombinasi beberapa barang/jasa "2 buah barang/jasa" yang memberikan kepuasan yang sama.
Cara memahami definisi :
a. Kombinasi menyatakan bahwa dalam kehiduoan sehari-hari kebutuhan manusia bukan hanya pada satu jenis barang. Akan tetapi beragam jenisnya.
b. Penggunaan kata "2 buah barang/jasa" adalah untuk memudahkan kita melihatnya pada tampilan grafik dua dimensi.
c. Sehingga dimanapun letak kombinasi itu, selama masih pada kurva atau garis yang sama, maka nilai kepuasan yang diberikan adalah sama.
Pada hakikatnya Derivasi dari Fungsi Permintaan konsumen adalah didasarkan kepada Kurva Kepuasan Sama atau Indifferent Curve. Kurva in menyatakan preferensi/kesukaan/pilihan konsumen atas beberapa alternatif yang ada. Seandainya konsumen dihadapkan kepada situasi untuk memilih diantara beberapa pilihan "2 barang" yaitu X dan Y dengan selalu mengacu kepada ketersediaan anggaran atau "Income" yang dimilikinya. Maka Ultility atau kepuasan yang akan diperoleh dapat dituliskan dalam notasi; U = f {X,Y}, dimana X dan Y menyatakan jumlah barang X dan Y yang dikonsumsi. Hal ini juga dibenarkan oleh (2001) Elisabeth Pali dkk
.png)
Komentar
Posting Komentar