RUANG LINGKUP EKONOMI MANAJERIAL
Universitas Pelita Bangsa
Program Studi S1 Manajemen
Ekonomi Manajerial
Nama : Sofia Maharani
NIM : 112010973
Dosen : Abdul Latif.,SE.,MM
RUANG LINGKUP EKONOMI MANAJERIAL
A. Pengertian dan Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial
Ekonomi Manajerial merupakan bentuk pengaplikasian teori ekonomi dan perangkat analisis ilmu keputusan untuk membahas bagaimana suatu organisasi dapat mencapai tujuan atau maksudnya dengan cara yang paling efisien. Serta menerapkan prinsip masalah ekonomu maupun bisnis, seperti bagaimana berproduksi dengan keuntungan optimal (sekecil mungkin), bagaimana berbisnis dengan keuntungan optimal (maksimum), bagaimana menjual dengan garga optimal (terbesar).
Selain membantu pengambilan keputusan, manajemen bisnis dapat membantu manajer mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana kekuatan ekonomi mempengaruhi organisasi. Konsekuensi finansial dari perilaku manajemen dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi cara-cara efektif untuk mencapai tujuan organisasi mana permainan kata-kata. Manajemen bisnis dapat diterapkan Jangan hanya arab sektor laba, tetapi juga arab sektor nirlaba.
Ruang lingkuo dari ekonomi manajerial meliputi : teori permintaan, perilaku konsumen, teori produksi, teori biaya, ramalan dan perkiraan permintaan pasar, ramalan dan perkiraan biaya, serta metode penetapan harga dan output pada berbagai bentuk pasar.
Konsep ekonomi jenis ini adalah manajemen organisasi yang baik. Ini dilakukan dengan membuat keputusan, melakukan aktivitas, dan mencapai tujuan. Pemahaman yang mendalam tentang ilmu ekonomi dapat membuat Pemimpin organisasi lebih cerdas untuk mengimplementasikan sinergi fungsional antar Dibagi kerja untuk menyelesaikan masalah dengan baik. Selain itu, fungsi pekerjaan dapat bekerja sama dengan baik arab seluruh karyawan dan industri. Ini adalah bagaimana tujuan perusahaan tercapai.
B. Ekonomi Positif dan Ekonomi Normatif
Saat membuat keputusan, ekonomi manajerial memberikan aturan yang membantu manajer mencapai tujuan perusahaan. Manajer harus memahami lingkungan operasi tempat Mereka bekerja agar manajer dapat membuat aturan keputusan yang sah sehingga ekonomi Positif dan ekonomi normatif menjadi penting.
Ekonomi positif menjelaskan tentang hal-hal yang sesuai dengan fakta dan situasi dalam dunia ekonomi yang sedang terjadi dan yang akan terjadi Kebenaran dalam sebuah pernyataan positif dapat langsung dilihat atau dibuktikan melalui peristiwa yang sebenarnya terjadi. Sedangkan ekonomi normatif menitikberatkan pada aturan yang berlaku. Dalam lingkup ini tidak mengedepankan fakta, namun mengedepankan apa yang seharusnya dilakukan agar menjadi kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat luas.
C. Kondisi Kepastian dan Ketidakpastian
Pada teori ekonomi mikro, asumsi ekonomi memberikan informasi yang menyeluruh dan pasti. Hal in menggambarkan bahwa kita dapat melihat dimana letak permintaan biaya pada sebuah kurva. Selain itu, teori ekonomi mikro juga menggambarkan secara menyeluruh bagaimana permintaan mempengaruuhi harga dan biaya produksi, sehingga diberikan pilihan tingkat output yang pasti. Dalam dunia bisnis, perusahaan sering menghadapi kenyataan bahwa mereka tidak bisa mendapatkan informasi secara menyeluruh.
Kondisi inilah yang dinamakan perusahaan menghadapi kondisi tidak pasti (ketidakpastian). Hal ini berarti bahwa dasar untuk memperkirakan jumlah permintaan dan biaya produksi hanya mendapatkan informasi yang sedikit dan tidak pasti. Disinilah pentingnya ekonomi manajerial, sebab teori ekonomi manajerial akan membantu pimpinan perusahaan untuk mengambil suatu keputusan bisnis dalam kondisi ketidakpastian.
Kondisi kepastian merupakan kondisi yang dimana perkiraan di masa mendatang sudah pasti akan terjadi. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya informasi dan kepastian informasi. Sedangkan kondisi ketidakpastian merupakan kondisi yang dimana perkiraan di masa mendatang masih belum dapat dipastikan. Informasi yang dudapat masih sedikit dan belum pasti.
Komentar
Posting Komentar