PASAR MONOPOLI

 Universitas Pelita Bangsa

Program Studi S1 Manajemen

Ekonomi Manajerial

Nama : Sofia Maharani

NIM : 112010973

Dosen : Abdul Latif.,SE.,MM

Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah kondisi di mana hanya ada satu atau sedikit penjual di dalam pasar sehingga tak ada pihak lain yang menyainginya. Pasar ini menjadi bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana hanya ada satu produsen yang berhadapan dengan banyak konsumen.

Baca artikel CNN Indonesia "Pasar Monopoli: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220114102328-97-746526/pasar-monopoli-pengertian-ciri-ciri-dan-contoh.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/
Pasar monopoli adalah kondisi di mana hanya ada satu atau sedikit penjual di dalam pasar sehingga tak ada pihak lain yang menyainginya. Pasar ini menjadi bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana hanya ada satu produsen yang berhadapan dengan banyak konsumen.

Pasar ini juga disebut tidak memiliki unsur persaingan. Pasalnya, dalam pasar jenis ini, perusahaan biasanya memproduksi barang atau jasa yang tidak bisa diproduksi oleh perusahaan lain. Tak hanya itu, pasar monopoli juga tak bisa atau sulit untuk dimasuki 'pemain' baru. Lisensi pemerintah, kepemilikan sumber daya, hingga hak cipta menjadi faktor kuat untuk memasuki pasar ini.
 
 Ciri-ciri :
1. Dalam industri hanya terdapat sebuah perusahaan 
2. Produk yang dihasilkan tidak memiliki pengganti yang sempurna
3. Perusahaan baru sulit memasuki industri
4. Perusahaan memiliki kemampuan menentukan harga
5. Promosi kurang diperlukan.

Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya monopoli :
1. Memiliki sumber daya yang unik.
2. Perusahaan menikmati skala ekonomis
3. Mendapatkan hak monopoli dari pemerintah yaitu hak paten, hak cipta, dan hak usaha eksklusif

Maksimasi keuntungan :
1. Pendekatan total dicapai jika selisih penjualan (TR) dengan total biaya (TC) memikiki nilai positif terbesar.
2. Pendekatan marginal, dicapai jika MR=MC atau MR-MC menghasilkan angka positif minimum dan MC sedang meningkat 

Contoh:














Keuntungan maksimum: 
1. Pendekatan total, dicapai pada tingkat penjualan 4 unit dengan laba Rp.2300
2. Pendekatan marginal, dicapai pada tingkat penjualan 4 unit karena selisih MR dan MC sebesar Rp. 300 dan nilai MC dalam keadaan meningkat.

Kebaikan dan keburukan pasar monopoli 

Kebaikan :  

1. Biaya produksi lebih murah dari pada di firma pasar persaingan sempurna dan produksi lebih besar.
2. Mutu barang semakin meningkat dan harga barang semakin murah. 
3. Kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan apabila monopoli dapat terus menerus menghasilkan barang yang lebih murah dan bermutu.
 

Keburukan : 

1. Harga barang lebih mahal dan tingkat produksi lebih rendah dipasar persaingan sempurna.
2. Barang yang dihasilkan tidak banyak mengalami perubahan.
3. Kesejahteraan masyarakat lebih buruk.
 

Diskriminasi harga dalam monopoli :

1. Menjual output di dua pasar berbeda
2. Sifat permintaan di dua pasar harus berbeda
 
Syarat diskriminasi harga :
1. Barang tidak dapat dipindahkan dari satu pasar ke pasar lain 
2. Sifat barang/jasa memungkinkan dilakukan diskriminasi harga
3. Sifat dan elastisitas permintaan di masing-masing pasar harus berbeda
4. Kebijakan diskriminasi harga tidak membutuhkan biaya yang melebihi keuntungan kebijakan tersebut
5. Produsen dapat mengekploitasi sikap tidak rasional konsumen 

Contohnya : 
1. Penetapan tarif listrik yang berbeda oleh PLN 
2. Tarif yang berbeda yang ditetapkan oleh dokter, konsultan hukum, konsultan akutansi, dll.
3. Kebijakan harga domsetik dan harga di pasar luar negeri.
 

Tiga aspek penilaian atas monopoli 

1. Efisiensi penggunaan sumberdaya
2. Perangsang pengembangan teknologi dan inovasi
3. Distribusi pendapatan 

Pasar monopoli lebih efisien dibandingkan pasar persaingan sempurna jika monoplis menikmati skala ekonomis dalam usahanya. Lebih tidak efisien jika kedua pasar tersebut memiliki kurva biaya yang sama.

Komentar